|
Saya Niken Dwi Wahyu Cahyani. Selain berkarir sebagai Dosen Teknik Informatika di STT Telkom, saya juga menjadi Koordinator MK Jaringan Komputer. Apa yang saya tekuni saat ini sangat menyenangkan. Mungkin hal ini juga berkaitan dengan kesetaraan gender yang sudah semakin baik, sehingga masa depan pria atau wanita yang mempunyai keterampilan di bidang IT akan sama. Menurut saya karir IT bagi wanita juga memberi nilai lebih, karena dapat meningkatkan daya saing dalam mencari kerja, promosi jabatan, juga dalam membantu bersosialisasi. Di luar negeri, menurut yang saya baca, malah para programmer dan testernya adalah ibu-ibu rumah tangga yang mahir dalam membuat kode program. Jadi jangan kaget kalau ada wanita yang berprofesi sebagai technical support.
Saya juga menjadi asesor LSP telematika. Banyak keuntungannya, terutama karena menurut saya masa depan profesi ini akan baik. Untuk orang yang berkarir di dunia pendidikan seperti saya, menjadi asesor juga sekaligus dapat menambah pengetahuan dan ketrampilan dalam bidang IT yang sifatnya praktis bukan keilmuan. Selain itu, kesempatan untuk melakukan assesment terhadap para pencari kerja dan juga karyawan perusahaan mebuat kami dari lembaga pendidikan dapat mengetahui kebutuhan yang pasti dari industri IT. Peminat jurusan IT sangat banyak, lulusannya pun sudah sangat banyak. Tapi kemajuan IT cepat sekali berubah dan banyak sekali jenisnya, belum sempat mempelajari yang satu yang lain sudah muncul. Untuk itu ada beberapa hal yang penting menurut saya, yaitu cepat beradaptasi dengan kemajuan teknologi, variasi materi ujian dan tentu saja sertifikasi.
Keuntungan tersertifikasi bagi karyawan,sebenarnya banyak. Karyawan jadi dapat mengukur kemampuan dirinya sendiri dan akan termotivasi untuk meningkatkan kompetensi yang dimilikinya. Mereka juga jadi tahu sejauh apa lingkup kerja yang memang harus dikuasasinya.Jika karyawan tersebut tersertifikasi secara nasional, dia dapat lebih tenang karena dimanapun dia berkerja lingkup itulah yang memang akan dituntut dari dirinya.Untuk karir saya sekarang, sertifikasi kompetensi� memang belum saya rasakan secara langsung manfaatnya, tapi itu karena jenjang karir saya disini diukur dari tingkat pendidikan dan jabatan akademis. Tapi untuk kegiatan saya lainnya, misalnya jika saya terlibat dalam proyek di bidang IT, maka sertifikasi tersebut akan saya gunakan untuk menunjukkan bidang kompetensi apa yang saya miliki.Dan sangat bermanfaat.
Respon mahasiswa saya tentang sertifikasi juga positif. Mereka masih bersemangat untuk mengikuti uji-uji kompetensi sesuai dengan peminatan mereka untuk kebutuhan mencari kerja atau aktualisasi diri mereka masing-masing. Mereka juga sadar bahwa IT sudah banyak mengubah perilaku bisnis dan perkembangan pribadi seseorang. Kalau mereka memilih bidang IT dan kompeten dalam bidang ini mereka akan memiliki banyak pilihan untuk mendapatkan kesempatan yang lebih baik. Ya, kadang mereka masih ada yang ragu apakah mereka sudah memiliki cukup kemampuan untuk bersaing dengan teman-temannya yang lain. Tapi semua kan ada prosesnya.� (Lily Bertha Kartika)
2007-05-30 - Niken wahyu Cahyani - Dosen Teknik Informatika STT Telkom - 300507
|